Awal Tahun baru

Mendekati tahun baru, tidak cuma petasan serta kembang api saja yang penjualannya bertambah, namun juga terompet. Di Benkulu, umpamanya, penjualan terompet untuk menyemarakkan Th. Baru 2011 mulia marak dilakukkan beberapa pedagang di daerah itu. Nyaris disetiap pojok kota diketemukan pedagang terompet Th. Baru. ” Telah satu minggu lantas, kami mulai berjualan terompet untuk kepentingan th. baru 2011, namun keinginan dari orang-orang hingga saat ini belum demikian banyak, ” kata Tarman (30) , salah seseorang pedagang terompet di lokasi Pasar Pemandangan, Kota Bengkulu, Senin (27/12) . Harga terompet th. baru di jual pedagang beragam pada Rp 5. 000 sampai Rp 20. 000 per buah. Untuk terompet terbuat dari kertas umum di jual Rp 5. 000 hingga Rp 10. 000 per buah. Sedang untuk terompet terbuat dari plastik harga nya Rp 15. 000-Rp 20. 000 per buah. Tingginya harga terompet plastik lantaran barang itu dibeli dari Jakarta, hingga sedikit mahal. Sedang terompet kertas di buat sendiri. Untuk hadapi kata kata tahun baru pihaknya sudah mempersiapkan sejumlah 100 unit terempot terbuat dari kertas 50 serta dari plastik 50 buah. Hingga detik ini, baru terjual seluruhnya sejumlah 25 buah. Sedang bekasnya 75 buah diinginkan habis terjual satu hari mendekati Th. Baru 2011, tuturnya. ” Abdi optimistis bekas terompet sejumlah 75 buah bakal habis terjual mendekati Th. Baru. Saat ini yang banyat beli terompet anak-anak, ” kata cinta romantis . Hal seirama disebutkan Gunadi (31) , pedagang terompet di Pasar Minggu, Kota Bengkulu. Ia menyampaikan, untuk detik ini, keinginan terompet Th. Baru masih tetap sepi. ” Yang beli terompet saat ini baru anak-anak, hingga omzet penjualan masih tetap rendah . Untuk hadapi Th. Baru abdi telah mempersiapkan terompet sejumlah 250 buah serta seluruhnya terbuat dari kertas karton, ” katanya. Dari persediaan itu, hingga detik ini telah terjual sejumlah 100 buah. Sedang bekasnya masih tetap 150 buah disimpan dirumah. Walau sekian, pihaknya meyakini terompet sejumlah 150 buah itu bakal habis terjual hingga malam Tahu Baru, lantaran dari pengalaman th. lantas keinginan bertambah mendekati perubahan th..